Jumat, 14 Agustus 2009

Kehidupan Sosial di Dunia Maya

Tak bisa disangkal lagi bahwa internet sudah menjadi makanan sehari-hari bagi sebagian orang. Bagi orang-orang di negara maju, mungkin saja menjadi santapan sehari-hari bagi (hampir) semua orang. Dengan berbagai keperluan tentunya. Namun satu yang menjadi fasilitatornya: internet atau dunia maya.

Ada orang yang mencari informasi sesuatu yang diperlukan seperti siswa atau mahasiswa yang sedang mencari artikel berkaitan dengan tugas sekolah atau kuliah. Ada yang mengecek e-mail kiriman atau balasan dari klien atau teman atau relasi, seperti para pengusaha/eksekutif. Ada yang browsing untuk mencari data seperti data multimedia (audio dan video). Ada juga yang browsing mengakses situs jejaring sosial seperti Facebook, twitter atau yang lainnya untuk memperbarui statusnya. Ada juga yang melakukan transaksi melalui internet seperti e-banking (transaksi dengan bank) atau e-commerce (transaksi jual beri barang atau jasa). Jadi berbagai sisi kehidupan, ya…, kehidupan sosial untuk saat ini sudah bisa menggunakan media internet. Kalau dulu jika ingin berkomunikasi dengan teman bisa menggunakan media surat atau berkunjung secara langsung yang memerlukan waktu, maka sekarang tidak lagi terbatasi oleh waktu. Perbedaan tempat juga tidak menjadi masalah. Untuk berkomunikasi dengan orang-orang di luar negeri misalnya, tinggal menggunakan media internet.

Masalah waktu dan tempat tidak lagi menjadi masalah di zaman internet saat ini. Namun, pertanyaannya adalah bisakah kehidupan sosial di dunia maya ini menggantikan kehidupan sosial di dunia nyata?